Tahun 2025, 13 Kabupaten di Kalteng Masuk Kategori IPM Tinggi

  • Bagikan

PALANGKARAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat, sebanyak 13 dari 14 kabupaten/kota di provinsi ini memiliki status pembangunan manusia tinggi pada tahun 2025.

Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menjelaskan bahwa hanya Kota Palangka Raya yang sudah masuk kategori “sangat tinggi”, sementara seluruh kabupaten lainnya berada pada kategori “tinggi”.

“Status pembangunan manusia di Kalimantan Tengah kini didominasi kategori tinggi. Ini menunjukkan kemajuan yang merata di seluruh daerah,” ujar Agnes. Rabu (05/11/2025).

Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi hasil dari kolaborasi pemerintah daerah dengan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Keberhasilan ini tidak datang tiba-tiba. Ada kerja keras dari semua elemen masyarakat dan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” paparnya.

Agnes menyebutkan beberapa daerah dengan peningkatan signifikan, seperti Kotawaringin Barat dengan IPM 76,02, Barito Timur 75,50, dan Barito Selatan 75,21.

“Daerah-daerah tersebut berhasil memperbaiki kualitas hidup warganya melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan layanan publik,” tambahnya.

Ia menekankan, capaian IPM Kalimantan Tengah secara keseluruhan yang mencapai 74,86 merupakan bukti bahwa pembangunan manusia di provinsi ini tumbuh solid.

“Tren positif ini harus dijaga agar pembangunan manusia di Kalimantan Tengah semakin inklusif,” jelasnya.

Menurut Agnes, dengan peningkatan rata-rata 0,61 persen per tahun selama 2020–2025, Kalimantan Tengah berada pada jalur yang tepat menuju pembangunan berkelanjutan.

“Kita ingin tidak hanya tumbuh secara angka, tapi juga menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat,” tandas Agnes. (Red/Adv)

+ posts
BACA JUGA  Pemprov Kalteng Dorong Penyesuaian Substansi Raperda Perpustakaan dan Kearsipan Sesuai Regulasi Terbaru
  • Bagikan
.