Sebanyak 4519 Peserta Ikuti UTBK SNBT di UPR

  • Bagikan
FOTO Ist.: Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU. saat meninjau langsung pelaksanaan UTBK-SNBT Tahun 2026 di UPR.

PALANGKA RAYA – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2026 resmi dimulai secara serentak di seluruh Indonesia. Universitas Palangka Raya (UPR) menjadi salah satu dari 74 pusat pelaksanaan UTBK yang tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri.

Di UPR, jumlah peserta yang mengikuti ujian tahun ini mencapai 4.519 orang. Pelaksanaan ujian dipusatkan di sejumlah fasilitas kampus yang telah disiapkan untuk menunjang kelancaran kegiatan seleksi nasional tersebut.

Wakil Rektor UPR Bidang Akademik yang juga Ketua Panitia UTBK SNBT UPR Tahun 2026, Dr. Natalina Asi, M.A menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian dilakukan di 10 ruang ujian yang tersebar di empat lokasi, yakni Gedung UTBK, Fakultas Kedokteran, Laboratorium Teknik Informatika, serta Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK).

Ia menjelaskan, mayoritas peserta masih berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah dengan jumlah mencapai 4.438 orang atau sekitar 98,21 persen dari total peserta.

“UTBK SNBT Tahun 2026 di Pusat UTBK UPR diikuti oleh 4.519 peserta, dengan dominasi peserta dari Kalimantan Tengah sebanyak 4.438 orang atau 98,21 persen. Pelaksanaan ujian berlangsung di 10 ruang yang tersebar di empat lokasi berbeda di lingkungan kampus UPR. Untuk mengantisipasi kendala selama pelaksanaan yang berlangsung dari 21 April hingga 2 Mei 2026, panitia telah menyiapkan layanan informasi serta bantuan teknis bagi peserta. Selain itu, petugas teknis dan pengawas juga telah mendapatkan pelatihan khusus guna memastikan ujian berjalan lancar,” ujarnya, Selasa (21/04/2026) pagi.

Sementara itu, Rektor UPR, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU yang secara langsung membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa UTBK merupakan tahapan penting dalam proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).

Menurutnya, melalui UTBK kemampuan kognitif, penalaran, serta potensi akademik peserta diukur secara objektif dan terstandar.

“UTBK merupakan tahapan krusial dalam proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru karena melalui ujian ini diukur kemampuan kognitif, penalaran, serta potensi akademik peserta secara terstandar dan objektif. Oleh karena itu, pelaksanaan UTBK harus dijaga dengan prinsip integritas, kejujuran, dan profesionalisme. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, UTBK juga menjadi bagian dari transformasi sistem seleksi yang lebih modern, adaptif, dan transparan. Pemanfaatan teknologi informasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas seleksi serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta dari berbagai daerah,” tegasnya.

Rektor juga menyampaikan bahwa UTBK-SNBT merupakan jalur kedua dalam skema penerimaan mahasiswa baru setelah sebelumnya dilaksanakan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Ia mengungkapkan, melalui jalur SNBP, UPR telah menerima sebanyak 1.293 calon mahasiswa baru, dengan 87,70 persen di antaranya berasal dari sekolah di Kalimantan Tengah.

Selain itu, UPR juga akan membuka jalur ketiga melalui Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat.

Pendaftaran jalur mandiri tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 4 Mei hingga 11 Juni 2026, dengan pelaksanaan ujian pada 17 hingga 24 Juni 2026. Adapun pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 30 Juni 2026.

Dengan pelaksanaan UTBK-SNBT yang berjalan serentak dan dukungan sarana prasarana yang memadai, UPR berkomitmen menjaga kualitas seleksi masuk perguruan tinggi agar tetap objektif, transparan, dan berintegritas. Hal ini sekaligus menjadi upaya memastikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta dalam mengakses pendidikan tinggi. (Red/Adv)

+ posts
BACA JUGA  Sinkronisasi Dipacu, Pemprov–DPRD Kalteng Targetkan Raperda Pertanahan Tuntas Tepat Waktu
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights