
PALANGKA RAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat pengembangan ekosistem halal di daerah melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Halal Institute, serta Halal Center UIN Palangka Raya.
Pelatihan berlangsung di Palangka Raya selama tiga hari, pada 11-12 Mei 2026, dan diikuti sebanyak 30 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Kegiatan terdiri atas dua hari penyampaian materi dan satu hari praktik penyembelihan hewan secara langsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Kalampangan, Palangka Raya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, menyampaikan ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Indonesia saat ini juga menempati peringkat ketiga dunia dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2025 yang menunjukkan pengakuan global terhadap perkembangan ekosistem halal dan keuangan syariah nasional, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, meski perkembangan ekonomi syariah nasional menunjukkan tren positif, masih terdapat berbagai tantangan dalam pengembangan rantai nilai halal, optimalisasi pembiayaan syariah, hingga peningkatan literasi dan inklusi ekonomi syariah di tengah masyarakat.
“Oleh karena itu, Bank Indonesia terus memperkuat berbagai program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui strategi penguatan Halal Value Chain atau rantai nilai halal,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan dan sertifikasi kompetensi JULEHA menjadi salah satu implementasi nyata dalam penguatan ekosistem halal, khususnya pada sektor pangan dan peternakan. Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai tata cara penyembelihan halal sesuai syariat Islam dan standar kompetensi yang berlaku.
Dalam sesi praktik, peserta melakukan penyembelihan terhadap dua ekor sapi, tiga ekor kambing, serta 25 ekor ayam yang telah disiapkan panitia. Seluruh hasil penyembelihan kemudian disalurkan kepada panti asuhan di wilayah Palangka Raya sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebermanfaatan kegiatan bagi masyarakat.
Bank Indonesia juga berharap kegiatan tersebut mampu menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan memiliki pemahaman menyeluruh mengenai jaminan produk halal. Hingga tahun 2025, tercatat sebanyak 30 JULEHA telah tersertifikasi di Kalimantan Tengah dan proses sertifikasi tersebut turut difasilitasi oleh Bank Indonesia bersama para mitra kerja.
“Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk halal serta mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM, agar semakin memperhatikan aspek halal dalam proses produksinya,” kata Yuliansah.
Melalui sinergi antara Bank Indonesia, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Halal Institute, Halal Center UIN Palangka Raya, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, penguatan ekosistem halal di Kalimantan Tengah diharapkan semakin kokoh dan berkelanjutan.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ekonomi syariah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah. Program pelatihan dan sertifikasi kompetensi JULEHA juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas produk halal daerah agar mampu bersaing dan mendapat kepercayaan lebih luas dari masyarakat. (Red/ADV)
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com
- Redaktur^Malawen.com












