Ketua DPRD Barito Utara Nilai Pelantikan Dewan Hakim MTQH XXXIII Perkuat Mutu Penyelenggaraan di Kalteng

  • Bagikan
Kegiatan pelantikan Dewan Hakim, Dewan Pengawas, Dewan Pertimbangan, serta Panitera MTQH ke-XXXIII tingkat Provinsi Kalteng tahun 2025.

MUARA TEWEH – Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini, menyampaikan penghargaan atas terlaksananya pelantikan Dewan Hakim, Dewan Pengawas, Dewan Pertimbangan, serta Panitera Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh pada Minggu (16/11/2025).

Pelantikan tersebut dipimpin oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dan dihadiri jajaran Forkopimda Kalteng, para bupati dan wali kota, Kepala Kanwil Kemenag provinsi dan kabupaten/kota, serta pengurus LPTQ dari seluruh daerah.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi penanda dimulainya rangkaian persiapan MTQH tingkat provinsi.

Mery Rukaini menilai pelantikan itu menjadi tonggak awal dalam memastikan penyelenggaraan MTQH tahun 2025 berlangsung lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Dewan Hakim yang kredibel dan independen adalah syarat utama agar proses penilaian berjalan sesuai standar.

“Pelantikan ini sangat penting untuk menjamin mutu pelaksanaan MTQH. Para Dewan Hakim memegang peran besar dalam menjaga objektivitas dan kualitas kompetisi,” ujar Mery.

Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi dan meningkatnya perhatian masyarakat membuat penyelenggaraan perlombaan kini berada di bawah sorotan publik yang lebih luas.

Oleh karena itu, integritas Dewan Hakim dan seluruh perangkat MTQH menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan.

“Masyarakat sekarang mengikuti proses penilaian dengan sangat teliti. Maka Dewan Hakim harus bekerja secara transparan, profesional, dan bebas dari segala bentuk intervensi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Mery berharap Dewan Hakim yang baru dilantik mampu memaksimalkan tugasnya sehingga MTQH tahun ini benar-benar menjadi ajang seleksi berkualitas.

Ia optimistis Kalimantan Tengah dapat menyiapkan peserta-peserta terbaik untuk tampil di tingkat nasional.

“Dengan komitmen dan profesionalisme, saya yakin MTQH ke-XXXIII ini akan melahirkan qari, qariah, dan hafiz terbaik yang mampu bersaing pada MTQ Nasional di Semarang tahun 2026,” katanya.

Mery juga mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang terus mendukung kegiatan syiar Islam tersebut.

Menurutnya, MTQH bukan sekadar lomba, tetapi juga sarana memperkuat pembinaan generasi Qur’ani dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

“Semoga pelaksanaan MTQH tahun ini berjalan lancar, tertib, dan membawa manfaat bagi seluruh umat,” tutupnya. (red/adv)

+ posts
  • Bagikan
.