Mahasiswa Sosiologi FISIP UPR Latih Ibu PKK Kereng Bangkirai Membuat Totebag Ecoprint Ramah Lingkungan

  • Share
Mahasiswa Jurusan Sosiologi FISIP UPR saat melaksanakan pelatihan pembuatan totebag ecoprint bagi ibu-ibu PKK di Kelurahan Kereng Bangkirai.

PALANGKA RAYA – Mahasiswa Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar pelatihan pembuatan totebag ecoprint bagi ibu-ibu PKK di Kelurahan Kereng Bangkirai, pada Minggu (12/10/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi mata kuliah Sosiologi Terapan yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat berbasis potensi lokal.

Pelatihan bertujuan meningkatkan keterampilan perempuan dalam mengolah bahan alam menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.

Kelurahan Kereng Bangkirai dipilih karena memiliki kekayaan hayati berupa berbagai jenis daun dan bunga yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan utama ecoprint.

Di sisi lain, ibu-ibu PKK setempat menunjukkan antusiasme tinggi untuk belajar, meski selama ini masih terbatas akses terhadap pelatihan keterampilan produktif.

BACA JUGA  UPR Mantapkan Peran Strategis Lewat Peringatan Dies Natalis Ke-62 Tahun Ini

Ecoprint dinilai sebagai alternatif tepat karena proses pembuatannya relatif sederhana, ramah lingkungan, serta memiliki prospek usaha rumahan yang menjanjikan.

Produk totebag bermotif alami juga memiliki daya tarik tersendiri di pasar, khususnya bagi konsumen yang peduli terhadap produk berkelanjutan.

Metode pelatihan dilakukan secara learning by doing, dimulai dari pengenalan teknik mordan, penyusunan daun dan bunga pada media kain, teknik pounding atau pemukulan untuk memindahkan pigmen alami, hingga proses finishing.

Sebanyak 19 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aktif dan penuh semangat.

BACA JUGA  UPR Mantapkan Peran Strategis Lewat Peringatan Dies Natalis Ke-62 Tahun Ini

Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta terkait teknik ecoprint.

Seluruh peserta berhasil menghasilkan satu totebag bermotif alami serta mulai memahami potensi produk tersebut sebagai peluang usaha mandiri.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama sebagai alternatif menambah penghasilan keluarga jika dikembangkan di rumah dan dipasarkan secara mandiri.

Pernyataan tersebut mencerminkan respons positif masyarakat terhadap kegiatan pemberdayaan yang bersifat aplikatif.

Secara keseluruhan, pelatihan totebag ecoprint ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis lingkungan di Kelurahan Kereng Bangkirai.

BACA JUGA  UPR Mantapkan Peran Strategis Lewat Peringatan Dies Natalis Ke-62 Tahun Ini

Mahasiswa pelaksana berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. (*)​

+ posts
  • Share
.