Dorong Transformasi Digital, Rosi Wahyuni Puji Inovasi RSUD Muara Teweh: SRIKANDI dan SIMPATIK Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat

  • Bagikan
Anggota DPRD Barito Utara, Rosi Wahyuni.

MUARA TEWEH – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam menghadirkan layanan kesehatan yang modern dan berorientasi pada masyarakat kembali mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Barito Utara, Rosi Wahyuni.

Legislator dari Partai Hanura itu menilai peluncuran dua inovasi unggulan RSUD Muara Teweh, yakni SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dan SIMPATIK (Sistem Pelayanan Antar Obat Terintegrasi Kelompok Rentan Kronis), merupakan langkah nyata menuju pelayanan publik yang efisien dan berkeadilan.

Peluncuran kedua sistem digital tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Barito Utara, Shalahuddin, dalam kegiatan Bakti Sosial Donor Darah di RSUD Muara Teweh, belum lama ini.

Inovasi itu diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan di daerah, terutama dalam pengelolaan data dan distribusi obat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rosi Wahyuni mengatakan bahwa implementasi SRIKANDI menjadi wujud transformasi digital yang penting di lingkungan rumah sakit daerah.

Dengan sistem ini, tata kelola arsip pasien dan dokumen rumah sakit dapat dilakukan secara cepat, transparan, dan terintegrasi lintas unit.

“SRIKANDI akan membantu meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat pelayanan, serta meminimalisir risiko kehilangan data. Ini merupakan langkah maju dalam modernisasi rumah sakit,” ungkap Rosi, Kamis (6/11/2025).

Sementara itu, kehadiran SIMPATIK dinilai Rosi sebagai inovasi yang sangat humanis. Program tersebut memungkinkan pasien dengan penyakit kronis atau kelompok rentan tetap mendapatkan obat secara rutin tanpa perlu datang ke rumah sakit.

Melalui sistem antar obat yang terintegrasi, pasien lanjut usia maupun penderita penyakit kronis bisa menjalani pengobatan dari rumah dengan aman dan nyaman.

“Program SIMPATIK sangat membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Ini contoh konkret bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat kecil,” ucapnya.

Selain mengapresiasi dua inovasi digital tersebut, Rosi juga mendukung penuh kebijakan Parkir Gratis di lingkungan RSUD Muara Teweh.

Menurutnya, kebijakan itu menunjukkan bahwa pemerintah daerah benar-benar memahami beban ekonomi masyarakat dan berupaya menciptakan pelayanan publik yang inklusif.

“Langkah kecil seperti parkir gratis memiliki dampak sosial yang besar. Ini menunjukkan empati pemerintah terhadap masyarakat, dan menjadi simbol pelayanan publik yang ramah dan tanpa diskriminasi,” tegasnya.

Lebih jauh, Rosi berharap agar program-program inovatif seperti SRIKANDI dan SIMPATIK dapat terus dikembangkan dan dievaluasi secara berkala.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM rumah sakit serta penguatan infrastruktur teknologi agar sistem berjalan optimal.

“Kami di DPRD siap mendukung dari sisi pengawasan dan penganggaran agar seluruh upaya peningkatan layanan kesehatan dapat berjalan berkesinambungan,” ujar Rosi.

“Harapan kami, RSUD Muara Teweh dapat segera naik kelas dari tipe C menjadi tipe B, sesuai visi pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, profesional, dan terjangkau,” tutupnya. (red/adv)​

+ posts
  • Bagikan
.