
PALANGKA RAYA – Komisi I DPRD Kalteng yang diketuai Muhajirin melakukan kunjungan kerja ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) guna mempelajari program persiapan pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), beberapa waktu lalu.
Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menggali informasi dan referensi terkait pola pembinaan ASN menjelang masa purna tugas.
Muhajirin mengatakan, Pemprov Kalsel memiliki program khusus yang menyasar ASN yang akan pensiun dalam jangka waktu satu hingga dua tahun ke depan.
Program tersebut berupa pelatihan kewirausahaan yang bekerja sama dengan pihak terkait dari Malang.
Materi pelatihan meliputi pengolahan produk makanan seperti keripik, pengembangan hasil pertanian, peternakan, hingga perkebunan.
“Pelatihan ini memberikan bekal keterampilan praktis agar ASN memiliki kesiapan dan alternatif usaha saat memasuki masa pensiun,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).
Ia menjelaskan, pelatihan dirancang secara singkat namun intensif dengan fokus pada keterampilan dasar dan manajemen usaha.
Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha secara mandiri setelah tidak lagi aktif sebagai ASN.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, program ini telah berjalan lebih dari 10 tahun. Setiap angkatan diikuti sekitar 30 hingga 40 peserta, dengan total hingga 10 angkatan dalam satu tahun.
Muhajirin menilai, meskipun membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, program tersebut dinilai efektif dalam membantu ASN mempersiapkan diri secara ekonomi dan mental sebelum memasuki masa purna tugas.
Hasil studi ini akan menjadi bahan evaluasi dan referensi bagi DPRD Kalteng dalam mendorong kebijakan pembinaan ASN di lingkungan Pemprov Kalteng. (*)











