
PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Mendawai, Kota Palangka Raya, Senin (23/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak serta mendorong percepatan penanganan pascakejadian.
Kebakaran yang melanda kawasan permukiman itu menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah.
Dampaknya, beberapa keluarga harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan mengungsi sementara di lokasi yang difasilitasi pemerintah kota maupun di rumah kerabat.
Dalam peninjauan tersebut, Junaidi berdialog dengan para korban untuk mengetahui kebutuhan mendesak yang diperlukan.
Warga menyampaikan harapan agar bantuan segera disalurkan, terutama untuk kebutuhan pokok, perlengkapan anak-anak, serta layanan kesehatan.
“Kami meminta agar pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kota, dapat bergerak cepat memberikan bantuan jangka pendek bagi masyarakat terdampak,” kata Junaidi.
Ia menambahkan, bantuan awal seperti sembako, selimut, pakaian layak pakai, dan obat-obatan sangat dibutuhkan guna menunjang kehidupan warga selama masa darurat.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penyediaan hunian sementara yang memadai bagi keluarga yang rumahnya tidak lagi dapat ditempati.
Menurutnya, langkah penanganan harus dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi agar tidak terjadi tumpang tindih maupun kekosongan bantuan.
Ia menyatakan DPRD Kalteng siap mengawal proses tersebut agar tepat sasaran dan transparan.
Tidak hanya fokus pada bantuan darurat, Junaidi juga menekankan perlunya program rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga yang terdampak parah.
Upaya tersebut dinilai penting untuk mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Pemulihan ini membutuhkan perhatian bersama. Kita ingin masyarakat bisa segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan solidaritas dengan membantu korban sesuai kemampuan masing-masing, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.
“Kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci dalam menghadapi musibah seperti ini. Dengan dukungan semua pihak, kita optimistis warga terdampak dapat segera bangkit,” tutup Junaidi. (*)











