Jelang Idulfitri 1447 H, DPRD Kalteng Cek Kesiapan Transportasi di Kapuas dan Perbatasan Kalsel

  • Bagikan
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas baru-baru ini.

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kapuas serta meninjau Jembatan Timbang di perbatasan Kalteng dan Kalimantan Selatan (Kalsel), dalam rangka memastikan kesiapan arus mudik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah, baru-baru ini.

Kunjungan tersebut difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana transportasi, pengamanan jalur mudik, serta pengawasan kendaraan angkutan barang dan penumpang.

Kapuas dinilai memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang jalur darat penghubung Kalteng dan Kalsel, sehingga berpotensi mengalami lonjakan volume kendaraan saat periode mudik.

Di Dishub Kapuas, Junaidi meminta agar dilakukan penguatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan kepolisian, tenaga kesehatan, dan instansi terkait lainnya.

Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam menciptakan arus mudik yang aman dan lancar.

“Kapuas adalah jalur utama antarprovinsi. Kesiapan posko terpadu, personel lapangan, dan dukungan layanan kesehatan harus dipastikan sejak dini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ram check terhadap angkutan umum.

Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk memastikan armada yang beroperasi dalam kondisi laik jalan dan memenuhi standar keselamatan.

“Ram check tidak boleh dianggap formalitas. Armada yang mengangkut pemudik harus benar-benar dipastikan aman demi menekan potensi kecelakaan,” tegas Junaidi.

Selain itu, peninjauan Jembatan Timbang di wilayah perbatasan dilakukan untuk memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal, khususnya terhadap kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL).

Ia menilai pengendalian kendaraan bermuatan berlebih sangat penting untuk menjaga ketahanan infrastruktur jalan serta keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Pengawasan truk ODOL perlu diperketat, terlebih menjelang arus mudik. Jalan yang rusak akibat kelebihan muatan tentu akan berdampak pada keselamatan bersama,” katanya.

Junaidi turut mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan matang, terutama dengan memeriksa kondisi kendaraan seperti rem, ban, dan lampu, mengingat kondisi cuaca awal tahun 2026 yang masih fluktuatif.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan. Patuhi aturan lalu lintas dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan jauh,” pungkasnya. (*)

+ posts
BACA JUGA  650 Ribu Warga Tidak Mampu di Kalteng Dibiayai BPJS, Pemprov Pastikan Akses Kesehatan Tetap Terjamin
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights