
PALANGKA RAYA – Rencana pembangunan Markas Komando Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) di Kalteng mendapat dukungan dari DPRD Kalteng.
Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin, menilai kehadiran fasilitas pendidikan militer tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Kalteng sebagai daerah strategis, terutama sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Riska mengatakan, pembangunan Rindam bukan hanya berkaitan dengan penguatan sistem pertahanan negara, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk berkarier di institusi TNI tanpa harus menempuh pendidikan dasar di luar Kalteng.
“Selama ini calon prajurit dari Kalteng harus mengikuti pendidikan di provinsi lain. Jika Rindam dibangun di sini, tentu akan lebih efisien dan memberi kemudahan akses,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Ia menilai keberadaan Rindam akan mendekatkan proses pembinaan dan pelatihan dengan karakteristik wilayah Kalteng yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Dengan demikian, prajurit yang dibentuk diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap kondisi daerahnya.
Selain itu, Riska menyebut pembangunan Rindam berpotensi memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat sekitar.
Aktivitas pendidikan dan operasional yang melibatkan banyak personel diperkirakan akan mendorong tumbuhnya usaha di sektor kuliner, penyediaan kebutuhan harian, transportasi, hingga jasa lainnya.
“Perputaran ekonomi akan meningkat. Ini bisa menjadi peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang,” katanya.
DPRD Kalteng, lanjut Riska, siap mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran Kodam XII/Tanjungpura, termasuk dalam hal penyediaan lahan dan kelengkapan administrasi.
Riska juga mengingatkan agar pembangunan tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup serta kearifan lokal masyarakat setempat.
Menurutnya, setiap proyek strategis harus dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan.
Ia berharap dukungan politik dan koordinasi lintas sektor dapat mempercepat realisasi pembangunan Rindam di Kalteng sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas.
“Harapannya, ini menjadi langkah konkret memperkuat pertahanan sekaligus mendorong kemajuan daerah,” pungkasnya. (*)











