DPRD Dorong RPJMD Barito Utara Lebih Aspiratif dan Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

  • Bagikan
Kegiatan konsultasi publik RPJMD Pemkab Barito Utara yang dihadiri oleh Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Nety Herawati.

MUARA TEWEH – Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Nety Herawati, menegaskan pentingnya keterlibatan publik dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), agar arah pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Nety saat menghadiri kegiatan Konsultasi Publik RPJMD yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, belum lama ini.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingang, dan dihadiri berbagai unsur seperti FKPD, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta para camat.

Menurut Nety, RPJMD bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan arah nyata pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.

Oleh karena itu, ia menilai partisipasi masyarakat menjadi hal penting agar hasil perencanaan tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar berpihak pada kepentingan warga.

“RPJMD harus disusun dengan mendengar suara rakyat. Kami di DPRD akan terus mendorong agar masukan masyarakat benar-benar diakomodasi, sehingga pembangunan lima tahun ke depan menyentuh kebutuhan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat,” tegas Nety.

Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah daerah yang membuka ruang diskusi publik dalam proses perencanaan ini.

Dirinya mengatakan, forum semacam ini menjadi wadah penting untuk menyatukan pandangan antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat agar arah pembangunan lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingang, menyampaikan bahwa RPJMD adalah peta jalan pembangunan yang akan menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah dalam lima tahun ke depan.

Ia berharap semua pihak aktif memberikan masukan yang konstruktif.

Kepala Bapperida Barito Utara, Rijali, menambahkan bahwa sebanyak 150 peserta dari berbagai unsur mengikuti kegiatan ini.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan dokumen perencanaan program desa mandiri kepada Wakil Bupati untuk diintegrasikan dalam RPJMD 2025–2030, sebagai bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara.

DPRD berharap, hasil konsultasi publik ini mampu melahirkan arah pembangunan yang berpihak pada masyarakat dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Barito Utara yang lebih maju dan sejahtera. (red/adv)​

+ posts
  • Bagikan
.