PALANGKA RAYA – Warga Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, menyampaikan sejumlah usulan pembangunan kepada Pemprov Kalteng yang menitikberatkan pada peningkatan infrastruktur jalan, irigasi, serta dukungan fasilitas sosial dan keagamaan.
Usulan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Dapil III DPRD Kalteng yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan, Pipit Setyorini, dalam Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 yang berlangsung baru-baru ini.
Dalam penyampaian aspirasi, warga mengusulkan rehabilitasi saluran irigasi di batas Desa Bangkuang Makmur sepanjang kurang lebih 10 kilometer.
Rehabilitasi ini diharapkan dapat memperlancar aliran air ke lahan pertanian serta meningkatkan ketahanan produksi pangan masyarakat setempat.
Selain itu, masyarakat juga mengajukan peningkatan badan Jalan Niaga Barat di wilayah RW 03/RT 11 sepanjang sekitar 2 kilometer dengan lebar 5 meter. Jalan tersebut menjadi akses penting bagi Kelompok Tani Tunas Muda dalam menunjang distribusi sarana produksi dan hasil pertanian.
Warga Desa Eka Bahurui turut mengusulkan peningkatan jalan lingkungan desa sepanjang sekitar 12,5 kilometer dengan lebar 5 hingga 6 meter menggunakan timbunan agregat, guna meningkatkan aksesibilitas antarpermukiman serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Usulan lainnya meliputi peningkatan Jalan Usaha Tani di Gang RT 8 dengan lebar 4 meter yang dilengkapi tiga unit jembatan box, serta peningkatan jalan poros ujung Jalur 4 sepanjang sekitar 2.800 meter dengan lebar 5 hingga 6 meter untuk memperlancar mobilitas hasil pertanian.
Di bidang infrastruktur lingkungan, masyarakat juga mengusulkan semenisasi jalan swadaya di samping halte Desa Eka Bahurui di Jalan HM Arsyad sepanjang sekitar 800 meter dengan lebar 5 meter, demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Selain pembangunan fisik, warga mengusulkan bantuan hibah untuk pembangunan Masjid Noor Zakirin di Desa Eka Bahurui serta bantuan hibah untuk gereja desa.
Masyarakat juga mengajukan semenisasi jalan lingkungan RT 7/RW 02 Jalur 3 sepanjang sekitar 800 meter dengan lebar 5 meter.
Pipit Setyorini menyampaikan bahwa seluruh aspirasi tersebut merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses dengan metode pertemuan langsung, dialog, serta komunikasi aktif bersama konstituen di daerah pemilihan.
Ia berharap, aspirasi yang telah disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah, khususnya yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga. (*)












