Jalan Rusak dan Fasilitas Sekolah Jadi Sorotan, Okki Maulana Perjuangkan Aspirasi Warga Kebun Agung

  • Bagikan
Anggota DPRD Kalteng, Okki Maulana.

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng, Okki Maulana, kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Kebun Agung, Kecamatan Pangkalan Banteng, khususnya terkait perbaikan infrastruktur jalan dan peningkatan sarana pendidikan.

Sebagai Juru Bicara Dapil III DPRD Kalteng yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Sukamara, dan Lamandau, Okki menyampaikan bahwa aspirasi tersebut mencerminkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Menurutnya, kondisi infrastruktur yang baik akan memperlancar aktivitas ekonomi, sosial, serta membuka akses pelayanan publik secara lebih merata.

Warga mengeluhkan kondisi jalan poros desa yang mengalami kerusakan di beberapa titik sehingga menyulitkan mobilitas sehari-hari. Selain berdampak pada kelancaran transportasi, kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap distribusi hasil usaha masyarakat.

Tak hanya itu, warga RT 7 dan RT 8 juga mengusulkan peningkatan jalan lingkungan sepanjang kurang lebih 500 meter agar konektivitas antarpermukiman dapat tersambung dengan lebih optimal.

“Kondisi jalan poros yang rusak sangat menghambat mobilitas masyarakat. Usulan peningkatan jalan lingkungan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih aman dan nyaman bagi warga,” ujar Okki, belum lama ini.

Selain perbaikan jalan, masyarakat juga mengusulkan pembangunan jembatan penghubung sebagai sarana pendukung kelancaran arus barang dan jasa.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai strategis dalam menunjang perekonomian warga dan mempercepat akses antarwilayah.

Di sektor pendidikan, Okki menyampaikan adanya aspirasi terkait pengadaan meja dan kursi sekolah, serta peningkatan fasilitas umum di tingkat SD dan SMP.

Fasilitas belajar yang layak dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan meningkatkan kualitas pendidikan di desa.

“Pendidikan merupakan investasi masa depan. Anak-anak di desa harus mendapatkan fasilitas belajar yang memadai agar mampu bersaing dan berkembang,” katanya.

Selain pendidikan formal, perhatian masyarakat juga tertuju pada pendidikan keagamaan.

Warga mengusulkan bantuan perbaikan atap Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) melalui pengadaan seng untuk mengganti bagian atap yang sudah rusak, demi menunjang kenyamanan dan keselamatan kegiatan belajar mengajar.

Okki memastikan seluruh aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui pembahasan di DPRD Kalteng serta dikoordinasikan dengan pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia berharap, aspirasi masyarakat Desa Kebun Agung dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah ke depan. (*)

+ posts
BACA JUGA  Dorong Daya Saing Perikanan, Dislutkan dan Karantina Kalteng Matangkan Skema Ekspor Langsung
  • Bagikan
.