
PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, menegaskan pentingnya pembinaan atlet dan pemuda yang berbasis pada potensi serta karakteristik daerah guna mendorong lahirnya prestasi yang berkelanjutan.
Ia menyampaikan, Kalteng memiliki kekayaan sumber daya manusia di bidang olahraga yang perlu dikelola secara serius melalui sistem pembinaan yang terarah.
Tanpa pendekatan yang tepat, potensi tersebut dinilai berisiko tidak berkembang secara optimal.
Menurut Sugiyarto, pembinaan yang efektif harus dimulai dari tingkat dasar dengan perencanaan yang matang, termasuk dalam hal penjaringan bakat, pelatihan, hingga pendampingan atlet secara berkelanjutan.
“Kita perlu memastikan bahwa pembinaan dilakukan secara sistematis, mulai dari tahap awal hingga ke jenjang prestasi. Dengan begitu, atlet yang dihasilkan benar-benar siap bersaing,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan, selain fokus pada peningkatan kemampuan olahraga, pembinaan juga harus memperhatikan aspek pendidikan dan pembentukan karakter.
Hal ini penting agar atlet tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki integritas dan kedisiplinan.
Sugiyarto juga menekankan perlunya peran aktif berbagai pihak, mulai dari Pemprov, DPRD, organisasi olahraga, hingga masyarakat dalam mendukung kemajuan olahraga daerah.
Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperkuat sistem pembinaan yang ada.
Di samping itu, dukungan anggaran yang memadai serta kebijakan yang berpihak pada pengembangan atlet menjadi faktor penting yang tidak dapat diabaikan.
Ia berharap program pembinaan yang dijalankan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dengan pembinaan yang terarah dan berbasis potensi daerah, Kalteng diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini juga menjadi upaya kita dalam membina generasi muda agar memiliki kegiatan positif dan mampu memberikan kontribusi bagi daerah,” tandasnya. (don)











