
PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng menerima kunjungan anggota parlemen Inggris dalam agenda silaturahmi yang berlangsung di Istana Isen Mulang (IIM), Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Rabu malam (1/4/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antarnegara sekaligus membuka ruang kerja sama di berbagai sektor strategis, khususnya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo dan Penjabat Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menyambut langsung rombongan yang dipimpin Barry Strachan Gardiner bersama enam delegasi lainnya.
Turut hadir unsur Forkopimda, Wali Kota Palangka Raya, serta perwakilan Yayasan BOS yang dipimpin Jamartin Sihite.
Dalam sambutannya, Agustiar menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan persahabatan sekaligus membangun komunikasi yang lebih intensif antar kedua pihak.
“Pertemuan ini bukan hanya bentuk keramahan, tetapi juga untuk memperkuat hubungan baik dan menjalin kedekatan agar kerja sama ke depan semakin terbuka,” ujarnya.
Ia menegaskan, Kalteng memiliki komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan, sejalan dengan peran strategisnya sebagai salah satu wilayah dengan ekosistem gambut terbesar di Indonesia.
“Kalimantan Tengah berkomitmen melindungi lingkungan sebagai bagian dari paru-paru dunia, dengan memastikan pembangunan berjalan selaras dengan upaya pelestarian,” tegasnya.
Penjabat Sekda Kalteng, Linae Victoria Aden dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan internasional, mempromosikan potensi daerah, serta menjajaki peluang kolaborasi di sektor strategis.
Ia menyebutkan bahwa ekosistem gambut Kalteng memiliki kontribusi besar terhadap penyimpanan karbon global, sehingga menjadi perhatian dalam upaya penanganan perubahan iklim.
“Kalimantan Tengah memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan global dan keanekaragaman hayati,” katanya.
Linae juga mengungkapkan bahwa rombongan parlemen Inggris telah berada di Kalteng sejak 28 Maret 2026 untuk meninjau langsung aktivitas Yayasan BOS, terutama dalam konservasi orangutan dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Barry Strachan Gardiner menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta pengalaman yang diperoleh selama berada di Kalteng.
“Pertemuan ini benar-benar memberikan kesan yang sangat mendalam bagi kami,” ujarnya.
Ia juga memuji komitmen masyarakat dan berbagai pihak di Kalteng dalam menjaga dan memulihkan hutan serta lahan gambut.
“Kami sangat terkesan dengan kepedulian dan upaya besar yang dilakukan dalam memulihkan hutan dan lahan gambut melalui kerja sama berbagai pihak,” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya hubungan yang semakin erat.
Pemprov Kalteng berharap kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi kedua pihak. (adv)











