Pengawasan CSR Dinilai Penting Jaga Transparansi dan Investasi

  • Bagikan
FOTO Ist.: Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah.

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Siti Nafsiah, mendorong pelaksanaan audit dan verifikasi terhadap program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan pertambangan dan perkebunan agar realisasinya dapat dipastikan berjalan sesuai ketentuan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga transparansi sekaligus memastikan manfaat program benar-benar diterima masyarakat.

“Diperlukan audit independen agar program tanggung jawab sosial tersebut benar-benar dilaksanakan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Siti Nafsiah, baru-baru ini.

Ia mengatakan, berbagai perusahaan memang telah melaporkan pelaksanaan program CSR di sejumlah sektor, seperti kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Meski demikian, laporan tersebut perlu diverifikasi agar pelaksanaannya sesuai dengan kondisi di lapangan dan memenuhi prinsip akuntabilitas.

“Setiap program yang dilaporkan perlu dibuktikan melalui mekanisme pengawasan yang objektif sehingga manfaatnya dapat dipastikan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Siti Nafsiah, DPRD tidak memiliki kewenangan untuk meminta perusahaan membuka seluruh dokumen CSR secara langsung. Oleh karena itu, audit dan verifikasi menjadi instrumen yang paling tepat dalam mengukur efektivitas pelaksanaan program tanpa mengganggu kepastian berusaha.

“Kita tidak bisa serta-merta menyuruh mereka membuka semuanya. Prosesnya harus melalui audit dan verifikasi. Meski begitu, iklim investasi tetap harus dijaga agar tetap sehat,” tegasnya.

Ia menilai perusahaan memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Karena itu, pelaksanaan CSR harus dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Program tanggung jawab sosial harus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Siti Nafsiah berharap pelaksanaan pengawasan terhadap program CSR dapat berjalan secara profesional sehingga keseimbangan antara pertumbuhan investasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga. Menurutnya, audit yang transparan akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong perusahaan semakin optimal menjalankan tanggung jawab sosialnya. “Kami berharap pelaksanaan CSR benar-benar tepat sasaran sehingga mampu menciptakan keseimbangan antara kepentingan investasi dan kesejahteraan masyarakat,” tandas Siti. (Red/Adv)

+ posts
BACA JUGA  Abdul Hafid Perjuangkan Infrastruktur Berdasarkan Aspirasi Masyarakat Desa
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights