Reses DPRD Ungkap Tingginya Kesenjangan Pembangunan Rakumpit

  • Bagikan
FOTO Ist.: Anggota DPRD Kalimantan Tengah Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Agi.

PALANGKARAYA – Hasil reses perseorangan Anggota DPRD Kalimantan Tengah Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Agi mengungkap masih besarnya ketimpangan pembangunan yang dirasakan masyarakat di Kecamatan Rakumpit. Infrastruktur dasar hingga tingginya biaya transportasi menjadi persoalan utama yang diharapkan segera mendapat perhatian pemerintah.

“Masih terdapat sejumlah desa tertinggal di Kecamatan Rakumpit yang membutuhkan perhatian dan penanganan serius dari pemerintah,” ujar Agi, baru-baru ini.

Dalam kegiatan reses tersebut, Agi menyambangi sejumlah kelurahan, meliputi Kenarakan, Pager, Gaung Baru, Panjehang, Petuk Berunai, Bukit Suha, dan Muku Baru. Kunjungan itu dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung mengenai berbagai persoalan yang masih dihadapi.

“Masyarakat masih kesulitan karena akses jalan dan jembatan rusak. Ini membuat mereka terisolasi dan menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan,” katanya.

Agi menjelaskan, keberadaan desa tertinggal di wilayah ibu kota provinsi menjadi tantangan yang harus segera diatasi melalui pemerataan pembangunan. Menurutnya, setiap masyarakat memiliki hak yang sama untuk menikmati infrastruktur dan pelayanan publik yang memadai.

“Tidak seharusnya di ibu kota provinsi masih ada desa yang tertinggal. Pemerintah perlu memastikan seluruh warga, termasuk di Rakumpit, mendapatkan akses pembangunan yang setara,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa mahalnya biaya transportasi menuju pusat Kota Palangka Raya semakin memperberat kondisi masyarakat. Situasi tersebut dinilai berdampak terhadap akses warga terhadap layanan kesehatan, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Untuk satu kali perjalanan saja, biaya transportasi bisa mencapai dua ratus ribu hingga tiga ratus ribu rupiah. Ini beban berat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Agi, pembangunan infrastruktur yang lebih merata akan menjadi solusi dalam membuka keterisolasian wilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, seluruh aspirasi yang diperoleh selama reses akan diperjuangkan agar menjadi bagian dari prioritas pembangunan Pemerintah Kota Palangka Raya maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Saya akan kawal hasil reses ini sampai ke Gubernur dan dinas teknis. Kita ingin masyarakat Rakumpit bisa merasakan manfaat pembangunan sebagaimana warga di pusat kota. Sudah saatnya Palangka Raya tumbuh secara menyeluruh. Tidak boleh ada lagi wilayah yang tertinggal, karena membangun dari pinggiran adalah kunci keadilan pembangunan,” tandas Agi. (Red/Adv)

+ posts
BACA JUGA  Sinergi Pariwisata dan UMKM Perlu Terus Diperkuat Daerah
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights