Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Karhutla

  • Bagikan
FOTO Ist.: Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyerahkan bantuan sembako dan KHBS kepada masyarakat Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap memperoleh perhatian dan dukungan pemerintah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan sembako dan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran hadir langsung dalam kegiatan yang berlangsung di kediaman warga, Heri Purwanto, Jalan Majapahit Nomor 9, Kelurahan Kalampangan. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan 300 paket sembako sekaligus bantuan KHBS kepada 700 warga.

Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya warga yang terdampak kondisi karhutla. Penyaluran bantuan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap memperoleh perlindungan sosial di tengah kondisi yang dihadapi.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan, pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat, termasuk ketika warga menghadapi dampak karhutla. Kehadiran tersebut juga merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar pemerintah hadir dan menyapa masyarakat secara langsung.

“Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang terdampak karhutla merasa tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas,” ujar Gubernur, Jumat (18/9/2026).

Menurut Agustiar, kehadiran pemerintah secara langsung menjadi bentuk komitmen agar masyarakat terdampak karhutla tidak merasa menghadapi situasi tersebut seorang diri. Bantuan yang disalurkan tidak semata-mata dinilai berdasarkan besaran atau nilai yang diterima masyarakat, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian pemerintah kepada warga.

Ia menjelaskan, KHBS merupakan salah satu program prioritas Pemprov Kalteng yang mencakup bantuan tunai, pangan, pendidikan, kesehatan, serta jaminan sosial. Penyalurannya dilakukan melalui proses pendataan dan koordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota, desa, dan kelurahan agar bantuan dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden mengatakan, kehadiran Gubernur secara langsung menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat, terutama warga yang terdampak karhutla. Menurutnya, Gubernur tidak hanya memperoleh informasi melalui laporan, tetapi datang langsung untuk melihat kondisi dan memastikan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Beliau tidak hanya mendengar laporan maupun informasi mengenai kondisi karhutla, tetapi hari ini hadir langsung, bertemu dan berdialog dengan masyarakat Kalampangan,” ujar Sekda.

Linae juga mengajak masyarakat ikut berperan dalam mencegah karhutla, terutama dengan tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan menggunakan cara membakar di tengah kondisi kemarau. Menurutnya, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan sekaligus mencegah anggaran pembangunan terserap lebih besar untuk penanganan bencana.

Selain sembako dan KHBS, pemerintah turut memberikan dukungan berupa air bersih, air minum, vitamin, dan masker kepada masyarakat. Warga juga diimbau menggunakan masker sebagai langkah perlindungan kesehatan dari paparan asap dan partikel akibat karhutla.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng Lisda Arriyana, Lurah Kalampangan Yunita Martina, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Penyaluran bantuan di Kalampangan menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalteng memastikan masyarakat terdampak karhutla memperoleh dukungan pemerintah, baik melalui pemenuhan kebutuhan dasar maupun perlindungan sosial. Pada saat yang sama, pemerintah mengajak masyarakat memperkuat kepedulian bersama terhadap lingkungan dan mencegah karhutla agar dampaknya terhadap kesehatan, kehidupan masyarakat, dan pembangunan dapat diminimalkan. (Red/Adv)

+ posts
BACA JUGA  Fairid Naparin Lantik 12 Pejabat, Dorong Percepatan Kinerja Pemerintahan dan Pelayanan Publik
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights