Agustiar Sabran Pastikan Layanan Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

  • Bagikan

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap masyarakat. Peninjauan langsung dilakukan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin didampingi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di sejumlah fasilitas kesehatan yang menjadi garda terdepan pelayanan bagi warga terdampak kabut asap.

Peninjauan dilakukan di Puskesmas Menteng, Rumah Oksigen RTH Bundaran Besar Palangka Raya, RSUD dr. Doris Sylvanus, Puskesmas Panarung, hingga Rumah Oksigen MDMC. “Kalimantan Tengah adalah salah satu daerah yang telah mempersiapkan penanganan dengan baik. Seluruh puskesmas memiliki tabung oksigen untuk membantu masyarakat yang mengalami sesak napas,” ujar Menteri Kesehatan, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh fasilitas kesehatan memiliki kesiapan pelayanan, dukungan sarana medis, serta kemampuan memberikan penanganan cepat kepada masyarakat yang terdampak kabut asap akibat karhutla. Pemerintah juga memberikan perhatian terhadap ketersediaan oksigen dan layanan kesehatan dasar di setiap puskesmas.

Menteri Kesehatan mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker KN95 saat beraktivitas di luar ruangan. “Polusi udara mengandung partikel halus PM2.5 yang dapat menembus masker biasa dan masuk hingga ke paru-paru. Karena itu, masyarakat harus menggunakan masker KN95. Jika mulai mengalami sesak napas, segera datang ke puskesmas,” tegasnya.

Selain memastikan kesiapan layanan kesehatan, pemerintah pusat juga menyalurkan berbagai dukungan logistik kesehatan guna memperkuat penanganan dampak karhutla di Kalimantan Tengah. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang pelayanan medis di wilayah yang terdampak penurunan kualitas udara.

“Pemerintah telah menyalurkan 137.000 masker KN95 dan 500.000 masker bedah. Bantuan juga mencakup oxygen concentrator, nebulizer, tabung oksigen, air purifier, multivitamin, serta obat-obatan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terdampak karhutla,” ungkap Budi Gunadi Sadikin.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan terbaik selama penanganan dampak kabut asap akibat karhutla.

“Kami terus memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Kalimantan Tengah siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi dengan pemerintah pusat menjadi langkah penting agar penanganan dampak kabut asap dapat dilakukan secara optimal,” kata Agustiar Sabran.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul.

Melalui sinergi pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kesiapan fasilitas kesehatan diharapkan semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama menghadapi dampak karhutla. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan warga di tengah ancaman kabut asap. (Red/Adv)

+ posts
BACA JUGA  Hadapi Karhutla dan Hoaks, Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Kebersamaan
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights