Jaga Daya Beli Warga, Pemprov Kalteng Gencarkan Bantuan Pangan dan Subsidi Sembako

  • Bagikan

PANGKALAN BUN – Pemprov Kalteng terus menggencarkan penyaluran bantuan sosial dan pangan kepada masyarakat di 14 kabupaten/kota menjelang Idulfitri dan Nyepi 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga daya beli warga sekaligus mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran hadir langsung di Kabupaten Kotawaringin Barat untuk memimpin penyaluran bantuan yang dipusatkan di Lapangan Sampuraga Lama, Minggu (15/3/2026).

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika kebutuhan meningkat,” ujar Agustiar.

Ia menambahkan, berbagai program yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada bantuan langsung, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah melalui intervensi pasar dan distribusi pangan.

Di Kotawaringin Barat, Bantuan Pangan Presiden disalurkan sebanyak 16.255 paket, masing-masing berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Bantuan ini menjadi salah satu andalan dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Selain itu, pasar murah yang digelar menyediakan 3.900 paket sembako yang terdiri dari 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.

Dengan nilai paket Rp147.500 yang telah disubsidi, masyarakat dapat menebusnya hanya dengan Rp10 ribu.

Pemprov juga menyalurkan bantuan melalui Gerakan Pangan Murah berupa 1.000 paket sayur dan buah serta 500 tabak telur, guna mendukung pemenuhan gizi seimbang masyarakat.

Untuk bantuan tunai, program KHBS di Kotawaringin Barat setelah proses verifikasi ditetapkan sebanyak 1.146 penerima manfaat dari rencana awal 2.000 penerima, sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang mencakup pemeriksaan tekanan darah, status gizi, skrining kesehatan jiwa, perilaku merokok, serta pelayanan kesehatan bagi lansia.

Pemprov berharap rangkaian program ini dapat memberikan dampak nyata dalam meringankan beban masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang perayaan hari besar keagamaan. (*)

+ posts
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights