
PALANGKA RAYA – Kondisi jalan nasional di wilayah Katingan Hulu yang mengalami kerusakan parah kembali menjadi sorotan.
Melalui audiensi yang mempertemukan Pemprov Kalteng, DPRD Kalteng, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), dan masyarakat, berbagai persoalan serta langkah penanganan dibahas secara terbuka di Rujab Gubernur Kalteng, baru-baru ini.
Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi wadah penting untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat diterima dan dijelaskan langsung oleh pihak teknis.
“Pada dasarnya, apa yang disampaikan masyarakat sudah direspons oleh BPJN, termasuk kendala dan rencana penanganannya,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, kerusakan jalan di sejumlah titik tergolong berat, bahkan membentuk kubangan pada bagian tertentu, khususnya di ruas yang memiliki kontur rendah. Kondisi ini berdampak pada kelancaran aktivitas warga serta distribusi barang dan jasa.
Selain faktor kerusakan, kondisi geografis turut memengaruhi proses penanganan. Beberapa ruas jalan diketahui melintasi aliran sungai kecil, sehingga diperlukan pembangunan gorong-gorong sebagai solusi teknis untuk menjaga ketahanan infrastruktur.
“Penanganan harus disesuaikan dengan kondisi lapangan, termasuk pembangunan gorong-gorong di titik-titik tertentu,” jelasnya.
Arton berharap, setelah adanya penjelasan menyeluruh dari BPJN, proses perbaikan dapat segera dilaksanakan tanpa kendala berarti.
Ia menekankan pentingnya percepatan agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan akses.
“Mudah-mudahan penanganannya bisa segera dilakukan dan berjalan lancar,” katanya.
Ia juga menilai, audiensi menjadi langkah strategis dalam menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
Dengan dialog yang terbuka, setiap persoalan dapat dibahas lebih rinci dan menghasilkan solusi yang tepat.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar terus mengedepankan penyampaian aspirasi melalui jalur dialog, karena dinilai lebih efektif dibandingkan aksi di lapangan yang berpotensi mengaburkan substansi persoalan.
DPRD Kalteng, lanjutnya, mengapresiasi sikap masyarakat Katingan Hulu yang memilih pendekatan tersebut, sehingga pertemuan berlangsung tertib, kondusif, dan penuh kekeluargaan.
Dengan sinergi yang terbangun antara seluruh pihak, penanganan jalan nasional di Katingan Hulu diharapkan segera terealisasi dan mampu meningkatkan konektivitas serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. (don)











