Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jaga Lingkungan

  • Share
FOTO: Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Katingan, Genjadid Utomo.

KASONGAN – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Katingan, Genjadid Utomo, menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan dan masyarakat dalam menjaga kelestarian ruang terbuka hijau. Menurutnya, program penghijauan tidak akan berjalan efektif tanpa dukungan dari berbagai elemen, Selasa (04/03/2025).

Ia menyampaikan bahwa Pemkab telah melakukan berbagai upaya untuk memperbanyak ruang hijau di kawasan perkotaan. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat lingkungan.

“Penghijauan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Jika masyarakat ikut serta dalam upaya ini, dampaknya akan jauh lebih besar,” ujarnya.

BACA JUGA  Kalteng Diganjar Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Pendidikan

Genjadid juga menyoroti pentingnya edukasi lingkungan sejak dini agar kesadaran terhadap pentingnya ruang hijau bisa tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap ada lebih banyak inisiatif sosial yang mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan.

Pemkab Katingan sendiri telah menggagas berbagai program penghijauan, mulai dari penanaman pohon di berbagai titik hingga penguatan kebijakan perlindungan lingkungan. DPRD akan terus mengawal program ini agar dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

BACA JUGA  PKK Kota Palangka Raya Serius Tingkatkan Mutu Produk UMKM Lokal

Sebagai langkah konkret, ia mengajak masyarakat untuk mulai dari hal kecil, seperti menanam pohon di sekitar rumah dan tidak membuang sampah sembarangan. Dengan kesadaran kolektif, lingkungan Katingan dapat tetap hijau dan terjaga.

“Kalau kita ingin lingkungan yang nyaman, kita harus bergerak bersama. Dengan gotong royong, Katingan bisa menjadi contoh daerah yang sukses dalam menjaga keberlanjutan ruang hijau,” tutupnya. (Red/Adv)

BACA JUGA  APBD 2026 Kalteng Diproyeksikan Rp7,33 Triliun, Fokus pada 220 Program Pembangunan
Website |  + posts
  • Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *