PALANGKARAYA – Pembangunan Zona Integritas (ZI) menjadi agenda prioritas Polresta Palangka Raya dalam mendukung reformasi birokrasi yang berkelanjutan. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Kapolresta Kombes Pol Dedy Supriadi bersama jajaran, baru-baru ini di Mapolresta.
Kapolresta Dedy Supriadi menjelaskan bahwa reformasi birokrasi harus dimulai dari kesadaran kolektif seluruh personel untuk membangun budaya kerja yang melayani dengan profesional dan bebas dari praktik korupsi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan visi dan pemahaman di seluruh jajaran Polresta Palangka Raya dalam membangun integritas institusi. Proses ini harus dilakukan secara terencana, masif, dan berkesinambungan,” ujar Dedy.
Ia menilai bahwa pencapaian Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bukan sekadar label, tetapi sebuah pengakuan terhadap konsistensi dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik setiap harinya.
“Yang kami bangun adalah kepercayaan masyarakat. Tanpa integritas, tidak mungkin ada kepercayaan,” katanya.
Dedy juga mengungkapkan bahwa jajaran Polresta Palangka Raya akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh lini layanan agar pembangunan ZI tidak hanya sebatas wacana, melainkan menjadi sistem kerja yang hidup.
“Langkah-langkah penguatan pelayanan akan kami laksanakan menyeluruh, mulai dari tingkat pimpinan hingga personel di lapangan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menekankan pentingnya sinergi antara institusi dan masyarakat, sebab transformasi birokrasi tidak bisa dilakukan sepihak.
“Kami optimistis target ini dapat tercapai, dan yang terpenting, pelayanan kepada masyarakat semakin baik, bebas dari korupsi, dan benar-benar berorientasi pada kebutuhan mereka,” tandas Dedy. (Red/Adv)