PALANGKARAYA – Upaya memperkuat tata kelola data statistik sektoral menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Palangka Raya. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Statistik Sektoral oleh Diskominfo Kota Palangka Raya, baru-baru ini.
Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Peteng Karuhei II ini dihadiri perwakilan seluruh perangkat daerah dan dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Palangka Raya Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Urianinu Napulangit.
Bimtek berlangsung selama tiga hari dengan mengangkat tema “Penguatan Data Statistik Sektoral untuk Membangun Kota Palangka Raya” dan menghadirkan dua narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya, yakni Amos Adam Residul dan Frida Setia Hidayah.
“Perencanaan yang tepat berawal dari data yang tepat. Jika data kita tidak akurat, maka kebijakan pun berisiko tidak efektif,” ujar Urianinu dalam sambutannya.
Ia mengatakan bahwa penting bagi setiap perangkat daerah untuk mengelola data secara profesional dan sesuai standar agar hasil pembangunan dapat terukur secara ilmiah.
“Dengan penguatan kapasitas aparatur melalui bimtek ini, kita bisa menghasilkan data yang kredibel, valid, dan dapat digunakan dalam pengambilan keputusan strategis,” lanjutnya.
Menurut Urianinu, standarisasi dan integrasi data antarsektor sangat diperlukan untuk menghindari tumpang tindih dan perbedaan data yang kerap terjadi dalam perencanaan lintas sektor.
“Saya berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan komitmen bersama dalam membangun satu sistem data kota yang terintegrasi dan bermanfaat untuk semua,” tandas Urianinu. (Red/Adv)