Tausiyah Maulid Nabi di Katingan Tekankan Persatuan Umat

  • Bagikan

KASONGAN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Katingan, belum lama ini, berlangsung khidmat dengan diwarnai tausiyah penuh makna. Acara ini menjadi refleksi penting untuk memperkuat iman dan persatuan.

Kasdim 1019/Katingan Mayor Inf Slamet Dyanur mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Maulid Nabi bukan hanya ritual tahunan, tetapi momentum untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi mengingatkan kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah. Nilai keteladanan itu harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, bermasyarakat, maupun berbangsa,” kata Slamet, belum lama ini.

BACA JUGA  Edy Pratowo Hadiri Serah Terima Wakapolda Kalteng, Tekankan Pentingnya Keamanan untuk Dukung Pembangunan

Ia juga menyoroti peran TNI dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan, sebagai bagian dari kedekatan dengan masyarakat.

Peringatan ini dihadiri Bupati Katingan Saiful, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat yang antusias mengikuti jalannya acara.

Ustadz Achmad Arbani Khairul dalam tausiyahnya menekankan pentingnya memperbanyak sholawat dan menjaga amalan sederhana yang bernilai besar, seperti berwudhu sebelum tidur.

Slamet menilai kehadiran masyarakat dalam jumlah besar mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat di Kabupaten Katingan.

BACA JUGA  BPK Tekankan Perbaikan Tata Kelola Keuangan Daerah saat Serahkan LHP Semester II 2025 ke Pemprov Kalteng

Kegiatan berjalan lancar dan penuh khidmat, ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para tokoh agama.

Suasana religius dan kebersamaan terasa kental sejak awal hingga akhir acara, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin.

“Semoga hikmah Maulid Nabi ini menjadi perekat persatuan umat,” pungkas Slamet. (Red/Okta)

+ posts
  • Bagikan
.