BI Kalteng Gelar Forum Media, Perkuat Sinergi Informasi Publik

  • Bagikan
FOTO Ist.: Foto bersama peserta dan panitia Forum Komunikasi Media BI Kalteng 2025 di Hotel Milenium Sirih, Jakarta

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan Forum Komunikasi Media tahun 2025 di Hotel Milenium Sirih, Jakarta Pusat. Acara berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu, 08 Oktober 2025 hingga Jumat, 10 Oktober 2025, mengusung tema “Peran Media sebagai Mitra Strategis di Era Digital”.

Deputi Kepala Perwakilan BI Kalteng, Ardian Pangestu, dalam sambutannya mengatakan bahwa forum ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Bank Indonesia dan insan pers dalam memperkuat penyebaran informasi ekonomi yang kredibel.

“Kami melihat media sebagai mitra penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan relevan kepada masyarakat, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital,” tuturnya, Kamis (09/10/2025).

BACA JUGA  Junaidi Dorong Perangkat Daerah Tingkatkan Kepatuhan Pengelolaan Anggaran

Forum ini diikuti oleh wartawan dari berbagai media di Kalimantan Tengah yang berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan pelatihan terkait isu ekonomi, moneter, dan digitalisasi keuangan.

FOTO Ist.: Suasana sesi pelatihan dalam Forum Komunikasi Media BI Kalteng 2025 di Jakarta

Ardian menambahkan bahwa peningkatan kapasitas jurnalis merupakan bagian penting dari ekosistem komunikasi ekonomi yang sehat dan berintegritas.

“Kami berharap rekan-rekan media dapat memanfaatkan forum ini untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas jaringan,” ujarnya.

BI berharap forum tahunan ini mampu memperkuat hubungan kelembagaan dengan media, serta menjadi ruang belajar bersama tentang dinamika ekonomi yang terus berkembang.

BACA JUGA  DPRD Kalteng Optimalkan Pembahasan Regulasi Daerah, Dua Pansus Dibentuk Bahas Tiga Raperda

Pemilihan Jakarta sebagai lokasi acara diharapkan membuka wawasan baru bagi peserta terhadap kebijakan nasional dan tren ekonomi digital.

Melalui kegiatan ini, BI ingin memastikan bahwa pesan kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi dapat tersampaikan secara utuh dan mudah dipahami oleh masyarakat.

“Sinergi yang kuat antara BI dan media akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat literasi ekonomi di Kalimantan Tengah,” tandas Ardian. (Red/Adv)

+ posts
  • Bagikan
.