Bapenda Palangka Raya Raih Kinerja Pajak Tinggi Lewat Program Inovatif

  • Bagikan

PALANGKARAYA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya berhasil mencatatkan kinerja pajak yang mengesankan berkat penerapan berbagai program inovatif dan strategi kolaboratif.

Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, menjelaskan bahwa strategi yang diterapkan bertujuan meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas jangkauan layanan pajak.

“Pemko Palangka Raya melalui Bapenda terus menjalankan langkah strategis. Mulai dari pemutakhiran database PBB-P2, penyesuaian NJOP, kewajiban lunas PBB bagi ASN dan PTT, hingga penghapusan denda administrasi,” katanya, belum lama ini.

Selain langkah teknis, Bapenda juga menggagas sejumlah program jemput bola seperti Ngaliling Lewu, Ngaliling Pasar, dan Ngaliling Kantor yang bekerja sama dengan Kantor Pos dan perbankan.

BACA JUGA  DPRD Kalteng Optimalkan Pembahasan Regulasi Daerah, Dua Pansus Dibentuk Bahas Tiga Raperda

“Dengan program tersebut, masyarakat tidak perlu datang ke kantor pajak. Kami yang mendatangi mereka untuk mempermudah proses pembayaran,” tutur Emi.

Pihaknya juga memberikan insentif berupa diskon 15 persen bagi wajib pajak yang melunasi lebih awal, sebagai upaya meningkatkan kepatuhan dan partisipasi masyarakat.

Berdasarkan data Bapenda, realisasi penerimaan pajak daerah hingga 30 September 2025 telah mencapai 76,25 persen, dengan beberapa sektor bahkan melampaui target.

BACA JUGA  DPRD Kalteng Siapkan Payung Hukum Kearsipan untuk Tingkatkan Transparansi dan Layanan Publik

“Pajak hiburan misalnya sudah mencapai 125,94 persen, sedangkan pajak air bawah tanah meningkat dua kali lipat,” ungkapnya.

Emi menegaskan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari kolaborasi seluruh pihak yang mendukung visi kemandirian daerah.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam membangun pendapatan daerah yang berkelanjutan,” tandas Emi. (Red/Adv)

+ posts
  • Bagikan
.