MUARA TEWEH – Sebuah naskah kuno bersejarah berupa Al-Qur’an tulisan tangan lengkap dengan terjemahannya, karya almarhum H Muhammad Tasin, resmi diserahkan kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Barito Utara. Naskah berharga ini menjadi bukti nyata jejak keilmuan dan religiusitas masyarakat Barito Utara di masa lampau.
Penyerahan yang berlangsung sederhana di Muara Teweh pada Senin (6/10/2025) itu dilakukan oleh Afu Anwar, Penghulu KUA Kecamatan Teweh Tengah, kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara, Fakhri Fauzi.
Rencananya, naskah tersebut akan didigitalisasi, diajukan untuk sertifikasi nasional, dan dipamerkan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Muara Teweh pada November mendatang.
Anggota DPRD Barito Utara, Al Hadi, menyambut baik langkah tersebut
Ia menilai pelestarian naskah Al-Qur’an tulisan tangan itu merupakan bentuk penghargaan terhadap karya intelektual dan spiritual para tokoh terdahulu.
“Ini bukan sekadar naskah, tapi warisan ilmu dan iman yang mencerminkan kejayaan literasi Islam di daerah kita. Langkah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan ini patut diapresiasi dan didukung bersama,” ujar Al Hadi, Rabu (8/10/2025).
Menurutnya, keberadaan naskah kuno seperti karya H Muhammad Tasin menjadi pengingat bahwa Barito Utara memiliki sejarah panjang dalam pengembangan ilmu keislaman dan kebudayaan lokal.
Al Hadi juga mengajak seluruh pihak pemerintah, tokoh agama, maupun masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan warisan berharga tersebut.
“Kami di DPRD mendukung sepenuhnya langkah pelestarian ini, termasuk wacana sertifikasi dan pameran naskah. Bahkan, kami siap mendorong pembentukan pusat dokumentasi atau museum daerah agar naskah-naskah seperti ini dapat tersimpan dan terpelihara dengan baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, masyarakat yang memiliki dokumen, kitab, atau manuskrip lama juga diimbau untuk menyerahkannya kepada pihak berwenang guna didata dan dijaga keasliannya.
“Kita semua memiliki tanggung jawab moral menjaga warisan leluhur. Semoga penyerahan naskah Al-Qur’an karya H Muhammad Tasin ini menjadi awal kebangkitan kesadaran budaya dan spiritual di Barito Utara,” tutup Al Hadi.












