MUARA TEWEH – Semangat gotong royong warga Desa Lemo dalam memperbaiki jalan penghubung Lemo–Bukit Bambu sepanjang sekitar 3,5 kilometer mendapat perhatian dan apresiasi dari Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB.
Ia menilai langkah warga tersebut bukan hanya wujud kepedulian terhadap infrastruktur desa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi desa lain dalam membangun wilayahnya melalui kekuatan kebersamaan.
Menurut Patih Herman, inisiatif masyarakat Desa Lemo yang bekerja bersama memperbaiki jalan secara swadaya tanpa menunggu bantuan besar dari pemerintah menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya pembangunan partisipatif.
“Masyarakat Desa Lemo telah menunjukkan teladan luar biasa. Mereka tidak hanya menunggu, tetapi bergerak aktif demi kemajuan bersama. Ini adalah semangat pembangunan yang sejati,” ujarnya belum lama ini.
Ia menjelaskan, perbaikan jalan tersebut memiliki arti strategis bagi mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
Jalan Lemo–Bukit Bambu menjadi akses penting bagi warga menuju kebun dan pusat kegiatan masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, perekonomian desa diharapkan semakin berkembang.
Patih Herman juga menegaskan bahwa gotong royong seperti ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang menitikberatkan pada partisipasi masyarakat.
“Pemerintah daerah bersama DPRD tentu akan terus mendorong agar hasil kerja keras masyarakat seperti ini mendapat perhatian. Kita ingin semangat ini menjadi bagian dari sistem pembangunan di tingkat desa,” ucapnya.
Ia pun berharap semangat kebersamaan warga Desa Lemo dapat menular ke desa-desa lainnya di Barito Utara. Menurutnya, pembangunan dari bawah akan berhasil jika masyarakat turut berperan aktif dan saling mendukung.
“Gotong royong adalah modal sosial yang tidak ternilai. Dengan kebersamaan, desa menjadi lebih kuat, dan pembangunan dapat berjalan berkelanjutan,” tutur legislator tersebut.
Patih Herman menambahkan, pihaknya akan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan peningkatan jalan Lemo–Bukit Bambu agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan daerah ke depan.
“Kami di DPRD siap memperjuangkan aspirasi masyarakat agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan,” pungkasnya. (red/adv)












