Solidaritas Tanpa Demo, Ojol Palangka Raya Kenang Affan dengan Doa Bersama

  • Share
PKM Ojol Palangka Raya menyatakan sikap tidak turut serta dalam demo yang akan digelar pada 1 September 2025.

PALANGKA RAYA – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan usai dilindas Rantis Brimob, pada Sabtu (28/8/2025), memunculkan beragam respons dari komunitas ojol di berbagai daerah.

Banyak komunitas ojol di Indonesia memilih turun ke jalan melakukan aksi damai di depan kantor kepolisian, menuntut transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus.

Namun berbeda dengan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, para ojol justru memilih cara lain dalam menunjukkan solidaritas.

BACA JUGA  Atap Kantor DPMPTSP Kalteng Hangus, Diduga Korsleting Listrik

Mereka menggelar doa bersama untuk mendoakan almarhum Affan, sekaligus menjaga situasi kota tetap kondusif

Ketua Penyambung Komunikasi Masalah (PKM) Ojol Palangka Raya, Gandi Setiawan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ikut serta dalam aksi demonstrasi yang akan digelar pada 1 September 2025 di palangka Raya.

BACA JUGA  APBD 2026 Kalteng Diproyeksikan Rp7,33 Triliun, Fokus pada 220 Program Pembangunan

“Doa bersama ini adalah bentuk penghormatan kami untuk almarhum, sekaligus komitmen menjaga keamanan dan ketertiban. Kami percaya kepolisian mampu menangani kasus ini secara adil,” ujarnya, Minggu (31/8/2025).

Dengan langkah tersebut, komunitas ojol Palangka Raya ingin menekankan bahwa solidaritas tidak selalu harus diwujudkan melalui aksi turun ke jalan, melainkan bisa dilakukan dengan cara yang damai dan penuh kebersamaan. (Red/*)

BACA JUGA  Ekspose RTK Jadi Pedoman Arah Pembangunan Tenaga Kerja
+ posts
  • Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *