AMPI Kalteng Perkuat Konsolidasi Organisasi, Musda VIII Fokus Regenerasi dan Penguatan Peran Pemuda

  • Bagikan

PALANGKA RAYA – Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) Kalteng menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VIII Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas peran pemuda dalam mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Aquarius Hotel Palangka Raya, Minggu (14/6/2026), dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo.

Musda VIII menjadi agenda penting bagi AMPI karena tidak hanya membahas evaluasi program kerja dan arah kebijakan organisasi ke depan, tetapi juga menjadi forum demokratis untuk memilih Ketua DPD AMPI Kalteng periode 2026–2031.

Ketua Panitia Pelaksana, Fajri, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda bertujuan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja periode sebelumnya, menyusun rekomendasi organisasi, memperkuat kelembagaan hingga tingkat kabupaten dan kota, serta memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan sesuai mekanisme organisasi.

“Musda ini juga menjadi sarana memperkuat soliditas organisasi dan menyatukan langkah seluruh kader dalam menghadapi tantangan serta peluang yang terus berkembang,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari pengurus DPD AMPI Kalteng, delegasi DPD AMPI kabupaten/kota se-Kalteng, unsur organisasi, serta dewan pembina dan dewan penasihat.

Mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wagub Edy Pratowo menegaskan bahwa keberadaan organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, pemuda merupakan aset penting yang memiliki potensi besar dalam mendorong perubahan dan kemajuan di berbagai sektor.

Ia mengatakan Musda harus menjadi ruang bagi kader AMPI untuk merumuskan gagasan-gagasan inovatif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan di masa depan.

“Musda bukan hanya agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi forum untuk memperkuat komitmen organisasi dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis,” kata Edy.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa kemajuan teknologi dan perkembangan era digital menuntut organisasi kepemudaan untuk terus bertransformasi.

Pemuda dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kreatif, serta mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kontribusi bagi masyarakat.

AMPI, lanjutnya, memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Organisasi juga diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan kapasitas pemuda agar lebih siap menghadapi persaingan dan perubahan global.

Dengan mengusung tema “Transformasi Peran AMPI Dalam Memperkuat Kepemimpinan Pemuda, Demokrasi dan Pembangunan Berkelanjutan di Era Digital”, Musda VIII diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi yang dapat memperkuat peran organisasi dalam pembangunan daerah.

Selain itu, forum tersebut juga diharapkan semakin mempererat sinergi antara AMPI dan Pemprov dalam mendorong lahirnya generasi muda yang produktif, inovatif, serta mampu menjadi penggerak pembangunan yang berkelanjutan di Kalteng. (adv)

+ posts
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights