HAN dan HARGANAS 2026 Tegaskan Komitmen Kalteng Wujudkan Lingkungan Ramah Anak

  • Bagikan

PALANGKA RAYA – Komitmen menghadirkan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak kembali ditegaskan Pemprov Kalteng melalui Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026 di Bundaran Besar Talawang, Palangka Raya, Minggu (26/7/2026).

Peringatan tahunan ini menjadi refleksi bersama bahwa anak-anak merupakan bagian penting dari keberlanjutan pembangunan. Perlindungan, pendidikan, serta pemenuhan hak anak menjadi investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menuturkan, pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kualitas keluarga dan kesejahteraan anak.

Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang mampu mendukung perkembangan fisik, mental, dan sosial anak.

“Komitmen itu harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Kita ingin setiap anak di Kalteng tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang sehingga mampu menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ucapnya.

Berbagai tantangan yang dihadapi anak pada era modern, seperti perundungan, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, hingga dampak negatif media sosial, menjadi perhatian bersama.

Oleh karena itu, peran keluarga dipandang semakin penting sebagai garda terdepan dalam memberikan perlindungan dan pendidikan.

Agustiar menyampaikan bahwa keluarga merupakan tempat pertama anak belajar mengenal nilai-nilai kehidupan. Dukungan orang tua yang konsisten akan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter dan kesiapan anak menghadapi perubahan zaman.

“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan wajah Kalteng dan Indonesia di masa depan,” katanya.

Sekda Kalteng Linae Victoria Aden mengatakan, HAN dan HARGANAS tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga wadah memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas hidup anak dan keluarga.

Ia menjelaskan, tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dan “Ayah Wajib Hadir” mengandung pesan bahwa pengasuhan yang baik memerlukan keterlibatan seluruh anggota keluarga. Kehadiran ayah dalam proses tumbuh kembang anak menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk pribadi yang tangguh dan percaya diri.

Sebanyak 815 peserta ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri atas 750 anak PAUD, 15 keluarga penerima bantuan, dan 50 anak Forum Anak Daerah. Berbagai layanan dan aktivitas edukatif turut diselenggarakan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), lomba mewarnai, serta pembagian bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting.

Tak hanya itu, Pemprov juga melaksanakan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah dan sosialisasi pencegahan paham radikalisme di empat SMA/SMK. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang tidak hanya sehat dan cerdas, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Pada akhir kegiatan, Gubernur menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba mewarnai dan bantuan kepada keluarga berisiko stunting. Bantuan itu diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.

Melalui peringatan HAN dan HARGANAS Tahun 2026, Pemprov Kalteng berharap kesadaran kolektif untuk melindungi anak terus tumbuh di seluruh lapisan masyarakat. Sebab, lingkungan yang ramah anak dan keluarga yang tangguh akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan generasi emas yang siap membawa Kalteng semakin maju pada masa mendatang. (adv)

+ posts
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights