DPRD Kalteng Soroti Realisasi APBD, Minta Penggalian Pendapatan Daerah Lebih Agresif

  • Bagikan
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi.

PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng menyoroti realisasi APBD 2026 yang hingga pekan pertama Juni baru mencapai sekitar 30 persen.

Kondisi tersebut mendorong dewan meminta Pemprov Kalteng untuk lebih agresif mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan daerah agar target penerimaan dapat tercapai hingga akhir tahun.

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, mengatakan pencapaian pendapatan daerah menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik.

Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah yang memiliki peran dalam pengelolaan pendapatan diminta meningkatkan kinerjanya.

“Berdasarkan paparan yang kami terima, sampai minggu pertama Juni capaian APBD masih sekitar 30 persen. Harapan kami, Pemprov melalui perangkat daerah terkait dapat menggenjot pendapatan dari seluruh sektor yang berpotensi meningkatkan penerimaan daerah,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Menurut Junaidi, pendapatan daerah yang kuat akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah dalam menjalankan berbagai program prioritas.

Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia menilai penguatan pendapatan daerah perlu dilakukan melalui berbagai langkah strategis, termasuk optimalisasi potensi pajak dan retribusi daerah, peningkatan pengawasan terhadap sumber-sumber penerimaan, serta penguatan koordinasi antarinstansi terkait.

Selain itu, Junaidi mengingatkan bahwa capaian pendapatan yang maksimal akan berpengaruh terhadap tingkat serapan anggaran pada berbagai sektor pembangunan.

Oleh sebab itu, percepatan peningkatan pendapatan perlu menjadi perhatian bersama selama sisa waktu tahun anggaran berjalan.

“Ketika pendapatan daerah meningkat, pemerintah tentu memiliki kemampuan yang lebih baik dalam merealisasikan program-program yang telah direncanakan. Ini penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai target dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa masih tersedia waktu yang cukup bagi Pemprov untuk memperbaiki capaian pendapatan daerah.

Namun, upaya tersebut harus dibarengi dengan langkah nyata dan evaluasi berkala terhadap kinerja setiap perangkat daerah yang berkaitan dengan penerimaan daerah.

DPRD Kalteng berharap seluruh potensi pendapatan yang dimiliki daerah dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga target APBD tahun 2026 dapat tercapai.

Dengan kondisi fiskal yang semakin kuat, pemerintah diharapkan mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Kalteng.

“Harapan kami, pada akhir tahun nanti target yang telah ditetapkan bisa tercapai sehingga seluruh program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat terlaksana dengan baik,” tutup Junaidi. (adv)

+ posts
BACA JUGA  DPRD Kalteng Tekankan Pemerataan Akses BBM, Distribusi hingga Wilayah Pinggiran Harus Diperkuat
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights