Pembelajaran Tujuh Bahasa Asing di Kalteng Perluas Peluang Siswa Raih Pendidikan dan Karier Internasional

  • Bagikan
Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo.

PALANGKA RAYA – Transformasi pendidikan yang dijalankan Pemprov Kalteng terus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di era global.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan program pembelajaran bahasa asing secara virtual bagi siswa SMA dan SMK di seluruh Kalteng.

Program yang digagas Disdik Kalteng sejak Oktober 2025 tersebut kini menjadi salah satu inovasi pendidikan yang dinilai relevan dengan kebutuhan zaman.

Selain memperluas akses belajar, program ini juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai berbagai bahasa internasional yang dapat mendukung pendidikan dan karier mereka di masa depan.

Perhatian terhadap pentingnya penguasaan bahasa asing juga disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto saat bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Kamis (28/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo mendorong penguatan pembelajaran Bahasa Prancis di sekolah-sekolah Indonesia sebagai bagian dari pengembangan kualitas pendidikan nasional.

Kebijakan tersebut sejalan dengan langkah yang telah dijalankan Disdik Kalteng. Bahkan, Bahasa Prancis telah menjadi bagian dari program pembelajaran bahasa asing di Kalteng sejak pertama kali diluncurkan pada Oktober 2025.

Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan penguasaan bahasa asing menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda untuk menghadapi perkembangan dunia yang semakin kompetitif.

Menurutnya, kemampuan berbahasa asing dapat membuka akses yang lebih luas terhadap informasi, teknologi, pendidikan tinggi, hingga peluang kerja di berbagai sektor.

“Masih banyak sekolah di pelosok dan di pedalaman yang belum memiliki guru bahasa asing. Karena itu kami memanfaatkan teknologi agar seluruh siswa bisa mendapatkan akses pembelajaran yang sama. Tujuannya agar anak-anak Kalteng memiliki kemampuan dan daya saing yang lebih baik di masa depan,” kata Reza.

Melalui sistem pembelajaran daring, siswa dari berbagai kabupaten dan kota dapat mengikuti kelas bahasa asing tanpa harus meninggalkan daerah tempat tinggal mereka.

Model pembelajaran ini menjadi solusi untuk menjawab tantangan geografis Kalteng yang memiliki wilayah cukup luas dan beragam.

Pada tahap awal, program tersebut menghadirkan lima bahasa asing, yakni Bahasa Inggris, Jepang, Jerman, Arab, dan Prancis.

Seiring meningkatnya minat peserta didik, Disdik Kalteng kemudian menambah Bahasa Korea dan Mandarin pada Januari 2026.

Saat ini, siswa dapat mempelajari tujuh bahasa asing melalui jadwal pembelajaran yang disusun secara rutin setiap pekan.

Program tersebut menjadi sarana bagi peserta didik untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas wawasan mengenai budaya dan perkembangan dunia internasional.

Reza menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi generasi muda.

Kemampuan tersebut tidak hanya mendukung prestasi akademik, tetapi juga meningkatkan peluang memperoleh beasiswa, mengikuti pertukaran pelajar, hingga berkarier di lingkungan kerja global.

“Kami ingin lulusan Kalteng memiliki keunggulan kompetitif, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Karena itu program pembelajaran bahasa asing ini kami hadirkan sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang berorientasi pada masa depan,” ujarnya.

Program pembelajaran bahasa asing virtual ini juga menunjukkan komitmen Pemprov Kalteng dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan merata.

Dengan memanfaatkan teknologi digital, siswa di perkotaan maupun daerah terpencil memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh keterampilan yang dibutuhkan di masa depan.

Melalui dukungan Gubernur Agustiar Sabran dan berbagai inovasi yang terus dikembangkan Disdik Kalteng, sektor pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkompetisi di tingkat global.

Penguasaan berbagai bahasa asing menjadi salah satu fondasi penting untuk mewujudkan tujuan tersebut. (adv)

+ posts
BACA JUGA  DPRD Kalteng Ingatkan Pentingnya Respons Cepat terhadap Aspirasi Masyarakat Pelosok
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights