DPRD Kalteng: Pelestarian Alam Harus Menjadi Bagian dari Budaya Masyarakat

  • Bagikan
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran.

PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng mengingatkan pentingnya menjadikan pelestarian lingkungan sebagai budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu kunci untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan daerah dan keberlangsungan sumber daya alam.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran, mengatakan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan merupakan perkembangan yang patut diapresiasi.

Kesadaran tersebut perlu terus dibangun melalui edukasi dan keterlibatan berbagai pihak agar semakin meluas di seluruh daerah.

“Kesadaran tersebut perlu terus diperkuat agar laju pembangunan tidak mengabaikan kelestarian alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat,” kata Maryani, Jumat (3/7/2026).

Ia berpandangan bahwa pembangunan yang berkualitas bukan hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi maupun infrastruktur, tetapi juga mampu menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkesinambungan tanpa mengurangi kualitas alam yang menjadi penyangga kehidupan.

“Kita tentu menyambut baik jika kesadaran masyarakat terus meningkat. Pembangunan tidak cukup hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi juga harus dibarengi kepedulian terhadap lingkungan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Maryani menilai peran masyarakat sangat menentukan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi pencemaran, serta memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana merupakan bentuk kontribusi nyata yang dapat dilakukan setiap individu.

Ia menambahkan, Kalteng memiliki kekayaan alam yang menjadi modal penting bagi pembangunan daerah.

Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem agar manfaatnya dapat dinikmati hingga generasi mendatang.

“Kalau alam tetap terjaga, masyarakat juga yang akan menikmati manfaatnya. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi budaya yang terus ditanamkan, bukan hanya dilakukan sesaat ketika ada kegiatan tertentu,” katanya.

Maryani berharap sinergi antara Pemprov, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan komunitas lingkungan terus ditingkatkan dalam berbagai program pelestarian alam.

Kolaborasi yang berkesinambungan diyakini mampu memperkuat kesadaran publik sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Ia optimistis, dengan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam, Kalteng dapat terus berkembang tanpa mengesampingkan keberlanjutan lingkungan sebagai warisan berharga bagi generasi yang akan datang. (adv)

+ posts
BACA JUGA  Komisi II DPRD Kalteng Tekankan Penyelesaian Menyeluruh atas Persoalan PT ABB
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights