Libatkan 8.053 Atlet dari 14 Daerah, Porprov XIII Kalteng Siap Digelar

  • Bagikan

PALANGKA RAYA – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalteng Tahun 2026 memasuki tahap pemantapan. Sebanyak 8.053 atlet dari 14 kabupaten/kota telah terdata untuk mengikuti ajang olahraga tingkat daerah itu.

Di tengah besarnya skala penyelenggaraan, panitia kini memfokuskan perhatian pada kesiapan teknis, kepanitiaan, serta penyesuaian anggaran agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai jadwal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden memimpin Rapat Persiapan Porprov XIII Kalteng Tahun 2026 di Ruang Rapat Bajakah, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (3/11/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat koordinasi lintas perangkat daerah dan KONI menjelang pelaksanaan yang dijadwalkan pada 28 November hingga 9 Desember 2026.

Rapat dihadiri Plt. Asisten I Lisda Arriyana selaku Ketua Harian Kegiatan, Kepala Biro Umum Setda Kalteng sekaligus Bendahara Umum Rangga Lesmana, Ketua Harian KONI Kalteng M. Hasanuddin Noor, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Linae yang juga menjabat Ketua Umum Panitia Besar Porprov XIII menegaskan bahwa seluruh persiapan harus tetap berjalan maksimal meskipun pemerintah daerah sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

Ia menyampaikan bahwa Gubernur Kalteng mengarahkan pembatasan anggaran penyelenggaraan Porprov.

Dengan adanya pembatasan anggaran itu, panitia harus lebih cermat dalam menyusun kebutuhan pembiayaan dan mengutamakan komponen yang berkaitan langsung dengan kelancaran kegiatan.

Linae meminta seluruh bidang melakukan evaluasi terhadap rencana anggaran yang telah disusun. Setiap kebutuhan perlu ditinjau kembali untuk mengetahui komponen belanja yang masih dapat dikurangi atau disederhanakan tanpa mengganggu kualitas pelaksanaan.

Penyesuaian juga harus dilakukan melalui koordinasi yang baik antarb idang agar perencanaan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Seluruh usulan pembiayaan diminta disampaikan kepada Bendahara Umum untuk dibahas, diselaraskan, dan disepakati berdasarkan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Seluruh bidang diminta menyusun kembali rencana kebutuhan anggaran dengan memperhatikan komponen-komponen yang masih dapat diefisienkan. Hasil penyusunan tersebut selanjutnya dikoordinasikan dengan Bendahara Umum agar dapat dibahas dan disepakati bersama,” ujarnya.

Selain menekankan efisiensi, Linae mengingatkan bahwa seluruh penggunaan anggaran wajib mengikuti Standar Biaya Umum (SBU) dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Setiap pengeluaran harus memiliki dasar yang jelas serta sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan.

Pengawasan dan tertib administrasi menjadi perhatian penting agar pengelolaan keuangan kegiatan dapat berjalan transparan.

Panitia juga harus memastikan setiap dana yang digunakan memiliki bukti pertanggungjawaban sesuai aturan sehingga tidak menimbulkan persoalan administrasi maupun hukum di kemudian hari.

“Prinsip yang harus menjadi pegangan bersama adalah efektif, efisien, terukur, terkendali, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan anggaran digunakan secara tepat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Kalteng M. Hasanuddin Noor menyampaikan perkembangan terbaru mengenai jumlah personel yang akan terlibat dalam penyelenggaraan Porprov XIII. Berdasarkan hasil beberapa kali revisi data kepanitiaan, jumlah keseluruhan personel mencapai 1.152 orang.

Personel itu terdiri dari Panitia Besar, unsur KONI dari masing-masing cabang olahraga, panitia lokal, hingga perangkat pertandingan.

Selain itu, kebutuhan penyelenggaraan juga melibatkan wasit tingkat nasional dan wasit yang memiliki legitimasi untuk memimpin pertandingan.

Dari sisi peserta, KONI Kalteng mencatat sebanyak 8.053 atlet telah terdaftar dari 14 kabupaten/kota. Jumlah ini masih memungkinkan bertambah karena proses pendaftaran beberapa cabang olahraga belum sepenuhnya rampung.

Salah satu cabang olahraga yang masih dalam tahapan pendaftaran adalah sepak bola putra dan putri. Untuk memastikan keikutsertaan daerah, KONI Kalteng telah menyurati lima daerah terkait pendaftaran tim sepak bola.

Hingga saat ini, dua daerah telah mendaftarkan timnya, sedangkan tiga daerah lainnya masih dalam proses. Koordinasi terus dilakukan agar kepastian peserta dapat segera diperoleh sebagai dasar penyusunan kebutuhan pertandingan.

Hasanuddin menjelaskan, berdasarkan hasil rapat KONI dan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat selaku tuan rumah, Porprov XIII Kalteng Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28 November sampai 9 Desember 2026.

Dengan durasi pelaksanaan selama 12 hari, ajang ini akan menjadi ruang kompetisi bagi atlet dari seluruh kabupaten/kota untuk menunjukkan kemampuan terbaik.

Selain mengejar prestasi, Porprov juga menjadi sarana mengukur hasil pembinaan olahraga yang selama ini dilaksanakan masing-masing daerah.

Kesiapan tuan rumah turut menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat bersama KONI dan panitia besar perlu memastikan dukungan terhadap kebutuhan pertandingan serta koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat.

Menjelang pelaksanaan, Linae kembali meminta seluruh bidang segera menyelesaikan penyesuaian rencana kebutuhan anggaran dan melakukan koordinasi dengan Bendahara Umum. Penyusunan yang terukur diperlukan agar seluruh kebutuhan dapat diselaraskan.

Besarnya jumlah atlet dan personel yang terlibat membutuhkan kesiapan penyelenggaraan yang matang.

Karena itu, sinergi antara Pemprov Kalteng, KONI, pemerintah kabupaten/kota, panitia, serta seluruh unsur pendukung menjadi faktor penting untuk menyukseskan Porprov XIII Kalteng Tahun 2026. (adv)

+ posts
BACA JUGA  Evaluasi Organisasi Pemko Palangka Raya Perkuat Pelayanan Publik
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights