Edy Pratowo Turun Langsung Bantu Warga Pulang Pisau, Ribuan Keluarga Disasar Program KHBS

  • Bagikan

PALANGKARAYA – Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kabut asap yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat, Pemprov Kalteng terus mengintensifkan penyaluran bantuan di berbagai wilayah.

Kali ini, Kabupaten Pulang Pisau menjadi sasaran penyaluran bantuan pangan, Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) tahap II, air bersih, serta pemeriksaan kesehatan gratis untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi sulit akibat kemarau.

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo hadir langsung dalam kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Kahayan Kuala dan Kantor Desa Talio Muara pada Kamis (15/10/2026).

Kunjungan kerja itu turut dihadiri Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta, Nunu Andriani Edy Pratowo, serta sejumlah pejabat terkait.

Edy menyampaikan, penyaluran bantuan merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap dan Karhutla.

Melalui kerja sama antara Pemprov Kalteng dan pemerintah kabupaten, berbagai program bantuan terus dijalankan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

“Melihat kondisi sekarang ini, Pemprov bekerja sama dengan pemerintah kabupaten se-Kalteng memberikan bantuan dan berempati kepada masyarakat yang terdampak kabut asap,” kata Edy di hadapan warga.

Ia memastikan, pemerintah tidak menghentikan program bantuan selama masyarakat masih menghadapi dampak Karhutla.

Bantuan pangan, KHBS, pasar murah, distribusi air bersih, dan pelayanan kesehatan gratis menjadi bagian dari langkah untuk meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pokoknya selama Karhutla ini program jalan terus. KHBS, bantuan pangan, pasar murah untuk meringankan beban masyarakat,” tegasnya.

Edy menjelaskan, Karhutla tahun ini menghadapi tantangan karena terjadi bersamaan dengan fenomena El Niño yang memicu peningkatan suhu dan kondisi lebih kering.

Berdasarkan perkiraan BMKG yang disampaikannya, dampak El Niño diperkirakan berlanjut hingga 2027, sementara hujan di Kalteng diprediksi mulai turun pada November.

Masyarakat pun diminta tetap menjaga kesehatan dan mengurangi risiko paparan asap.

Edy mengimbau warga menggunakan masker ketika berada di luar rumah karena partikel yang terkandung dalam asap tidak semuanya dapat terlihat secara kasatmata.

“Kami berharap Ibu dan Bapak semua tetap waspada. Kalau keluar rumah, gunakan masker karena kita tidak tahu asap itu membawa partikel-partikel yang tidak bisa kita lihat dengan kasatmata,” ujarnya.

Tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, Edy turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Cuaca panas dan kondisi kering perlu diantisipasi dengan menjaga lingkungan serta memastikan penggunaan peralatan rumah tangga tidak memicu munculnya api.

“Waspada ya, Bapak dan Ibu. Mari kita menjaga. Hal-hal kecil di rumah seperti setrika ataupun kompor harus diperhatikan,” pesannya.

Dalam kegiatan di Kecamatan Kahayan Kuala, pemerintah menyiapkan sebanyak 1.000 paket bantuan pangan yang penyalurannya dilakukan secara bertahap.

Pada tahap awal, 500 paket dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Setiap paket berisi beras, minyak goreng, dan gula.

Selain bantuan pangan, KHBS tahap II juga disalurkan dengan nilai bantuan Rp250 ribu bagi setiap keluarga penerima manfaat (KPM).

Kepala Dinas Sosial Kalteng, Ahmad Husain memaparkan, jumlah penerima KHBS di Kecamatan Kahayan Kuala mencapai 2.043 keluarga.

Dari jumlah itu, 707 KPM telah melakukan transaksi, sedangkan 1.336 KPM lainnya belum bertransaksi.

Sementara di Kecamatan Pandih Batu, penerima KHBS tercatat sebanyak 1.378 KPM. Sebanyak 127 KPM telah melakukan transaksi dan 1.251 KPM lainnya belum melakukan transaksi.

Penyaluran bantuan tersebut juga dilengkapi layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan distribusi air bersih.

Di wilayah Talio Muara, pelayanan kesehatan dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Pangkoh untuk memberikan akses pemeriksaan kepada masyarakat di tengah kondisi lingkungan yang terdampak kabut asap.

Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemprov Kalteng kepada masyarakat.

Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu warga memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban keluarga yang terdampak Karhutla.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pulang Pisau, saya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur atas bantuannya, terutama bantuan pangan dan KHBS ini,” ungkapnya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemprov Kalteng berharap bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sementara layanan air bersih dan kesehatan membantu menjaga kebutuhan dasar warga selama kondisi kemarau dan kabut asap.

Pemerintah juga mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan agar kebakaran tidak meluas dan dampaknya dapat diminimalkan. (adv)

+ posts
BACA JUGA  Tegas! Sekda dan Ketua DPRD Kalteng Ingatkan Pokir Bukan Jalan bagi Fee dan Ijon Proyek
  • Bagikan
.
Verified by MonsterInsights